Gerombolan metal asal Bali Barat; Barbarossa, kembali menggeber kemarahannya. Flashback ke perjalanan discography kami, mulai dari debut single ‘Reborn’ & ‘Beyond The Suffering’ (2016), EP “The Dramatic Resusrrection” (2019) disertai dengan tur promo ke 7 kota besar di Jawa dan Bali pada tahun yang sama, lalu melewati hiatus yang cukup panjang, dan comeback dengan ‘Gabriel’ (2023), dan tahun ini kemarahan itu hadir lagi.
Materi terbaru ini berjudul ‘Dead End’, secara lirik dibuat lebih ringan dan sederhana dari materi sebelumnya yang membahas tentang kekecewaan dan kebuntuan sebagai manusia, namun dari segi aransemen, menampilkan materi musik yang lebih marah, digeber dengan tempo cepat sejak awal, dan lebih mengeksplorasi sisi hardcore yang sebelumnya belum pernah terjamah. Tentunya lebih menyuguhkan sisi banger ke pendengar.
“Setelah ‘Gabriel’ rilis, lagi-lagi kita berhenti sepanjang tahun karena urusan keluarga dan kerjaan masing-masing. Lalu masuk dapur lagi dan jadilah ‘Dead End’ yang secara materi lagu dan proses kreatifnya memang digeber habis-habisan dan pengerjaannya super ngebut. Ternyata kami masih cukup encer untuk nulis materi yang total banger”. ungkap Adi Nemo.
Lagu ini juga sebagai lanjutan dari ‘Gabriel’ sebagai penanda ekplorasi warna baru yang jelas berbeda dari karya-karya kami di era EP “The Dramatic Resurrection”. Selain lagu ini, Barbarossa juga akan mempersembahkan konten lain sebagai upaya untuk mempromosikan lagu ini agar lebih diterima oleh para penikmat musik cadas di Indonesia.
‘Dead End’ bisa dinikmati lewat berbagai digital streaming platform mulai tanggal 4 April 2025
- Produser: Adi Nemo
- Aransemen: Aziz, Ardy, Pampam, Adi Nemo
- Lirik: Adi Nemo
- Musik direkam di: Willy Studio
- Audio Mix & Mastering: Deny Willy
- Dead End Artwork oleh: Adi Nemo
- Merch & Distribusi: Merchcury Records
- Email: barbarossaofficial16@gmail.com
- Instagram: instagram.com/barbarossaofficial_
- Youtube: youtube.com/barbarossaofficial
- Contact: +62 831 1755 9551

